/body

Sunday, February 19, 2012

Gelar Pameran Lukis PASREN 2012 (Paguyuban Senirupawan Klaten)

Sekilas tentang sejarah berdirinya PASREN (Paguyuban Senirupawan Klaten)
Berawal dari perbincangan santai pada akhir bulan April 1991, antara Almarhum Rustamadji, Yanto KS, dan Karang Sasangka, tercetus sebuah gagasan untuk mengumpulkan pelukis-pelukis Klaten dengan tujuan mengadakan pameran bersama. Ide tersebut mendapat tanggapan yang positif dari rekan2 seniman Klaten. Pertemuan pertama pada 9 Mei 1991, bersepakat untuk mengadakan pameran seni rupa dg tema “Pameran Seni Rupa Klaten 91”
Pameran berlangsung tanggal 20-25 Agustus 1991 di Gedung DPRD Kabupaten Klaten dan dibuka oleh Suhardjono selaku Bupati Kepala Daerah Tingkat II Klaten waktu itu, yang sekaligus merayakan Hari Kemerdekaan RI ke 46. Dalam acara ramah tamah antara Bupati dengan para seniman peserta pameran, disarankan untuk membentuk suatu wadah bagi para seniman seni rupa di Kabupaten Klaten.
Pada hari terakhir pameran, diadakan sebuah acara saresehan yang membahas masalah pameran atau evaluasi serta langkah-langkah selanjutnya. dan diperoleh kesepakatan untuk mendirikan sebuah kelompok seniman seni rupa di Kabupaten Klaten. saat itu namanya belum ditentukan.
Pada tanggal 5 September 1991 bertempat di Jl. Pramuka No 58 Klaten, diadakan acara syukuran atas suksesnya Pameran Seni Rupa ‘91 dan pembubaran panitia, serta menentukan nama kelompok seniman seni rupa. Setelah diadakan pemilihan dari beberapa nama yang diusulkan, ternyata nama ”PASREN” (Paguyuban Senirupawan Klaten) yang berarti hiasan, atas usul pelukis Hardjija, yang paling banyak mendapat respon. Nama PASREN dipakai hingga saat ini, sejak berdirinya Pasren telah mengalami perubahan kepengurusan yakni  tahun 1991 hingga 2003 diketuai oleh Drs. Djoko Basuki, sedangkan mulai tanggal 19 Januari 2003 jabatan tersebut dipegang oleh Drs. Sigit Giri Purwono, dan saat ini dipegang oleh Bp. Ansori.
(disarikan dari blog pasrenklaten)
Foto Bareng Ketua Pasren Bp Ansori dan rekan-rekan PASREN bersama Ibu Camat Kec. Klaten Tengah
Dalam rangka turut menyukseskan Tahun Kunjungan Wisata Jateng 2012, Pasren menggelar pameran seni lukis yang berlangsung pada Minggu 19 Feb 2012 hingga Jum'at 24 Februari 2012 dengan tema Kutho Seni, Seni Ndandani Kutho. di Aula Kantor Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten.

Yuukk... Sedulur Klaten, dolan-dolan ke Aula Kecamatan Klaten Tengah menikmati karya seniman Klaten :)

Tuesday, January 31, 2012

Candi Plaosan Klaten (Candi Plaosan Lor)

Minggu, Januari 29, bagi saya adalah hari bersejarah, alasannya cukup sederhana, kami akan melakukan wisata sejarah ^_^ hehehe.... sorry kidding :D
Yap, Wisata Sejarah adalah salah satu potensi wisata Klaten yang  pantas dibanggakan, selain Candi Prambanan yang sudah dikenal seantero dunia, Klaten masih memiliki banyak obyek wisata candi, diantaranya Candi Plaosan, Candi Sewu, Candi Sojiwan, dan masih ada beberapa candi lagi, bahkan baru-baru ini ditemukan  lagi beberapa candi baru di Seputar Klaten
Ketiga candi inilah yang menjadi agenda kegiatan hunting foto bareng teman-teman fotografer Klaten yang tergabung dalam KLaP dan FKC.


Bapak H. Indarto, S.Sos. Kepala Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan Kabupaten Klaten menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan hari itu, dengan penuh kesabaran beliau mendampingi kami menelusuri ketiga candi tujuan, bahkan siap menjawab setiap pertanyaaan yang kita ajukan dengan jawaban beliau yang begitu detail. "Maturnuwun Pak Indarto" :)

Ayo, telusuri satu persatu :) Target pertama adalah Candi Plaosan, lets goooooo.............>>>>

Saturday, January 21, 2012

Curug Bayat atau Curug Indah Tegalrejo?

Minggu 15 Januari, sejuknya udara pagi membangunkan hasratku untuk menikmati keindahan Seputar Klaten, Curug Bayat menjadi target dadakan hari ini, konon menurut temen2, air terjunnya keren kalo pas musim penghujan, yap kebetulan akhir2 ini curah hujan di seputar klaten cukup tinggi. Saya sendiri belom pernah kesana :D ini akan menjadi pengalaman pertama sepanjang perjalanan hidup saya .. halah !!!

Gerbang masuk lokasi wisata Curug Bayat
Berharap ketemu view yang cantik, segera bergegas menuju TKP mumpung langitnya masih biru. Selesai menikmati sarapan seadanya langsung tancap gas :D ketika melewati Jimbung jadi inget kalo ada temen yg rumahnya di seputar Jimbung, eh... daripada hunting sendirian aku coba telp temenku Mas Tri Subahagia :D berhasil, dan nggak sulit menemukan rumahnya, lumayan bisa bersilaturohmi. Weew, sepertinya Mas Tri di rumah lagi sibuk :(
Namun, berkat kelapangan hati Mas Tri, akhirnya dia mau nemenin hunting pemandangan indah Curug Bayat, aseeeekkk....!! Lets gooo.......!!!!!!


Thursday, January 19, 2012

Silaturohmi FKC dan KLaP Fotografer Klaten

Horraayy... awal tahun yang menggembirakan, dapet undangan hunting foto bareng teman2 KLaP dan FKC, senang sekali apalagi temanya Pesta Durian :D Aseeeekkk....!!!! 
Namun, bukan hanya  alasan durian saya bersemangat hadir dalam acara tersebut, tapi lebih kepada keinginan bersilaturohmi nambah sedulur dan nambah pengetahuan seputar fotografi, dapet bocoran juga katanya nanti ada sesi pemotretan model, waaaa Aseeekkk..!!!


Berangkat bareng dari PG Gondang Baru Klaten menuju lokasi rumah Mas Saminu di Karangnongko, Klaten,  perjalanan cukup menyenangkan, meskipun sedih juga karena ada beberapa rekan yg berhalangan hadir, But, its okay, lain kali semoga berkesempatan hunting bareng lagi, dan bagi rekan yang anggota keluarganya sedang mendapat ujian sakit semoga segera diberikan kesembuhan dan kembali ceria :) Ameeen.
Sesampai di rumah mas Saminu kami langsung dijamu makan siang, eh, sebelum makan siang dan belah duren dimulai, kita saling memperkenalkan diri satu persatu, sehingga suasana terasa semakin akrab nan hangat :D

Saturday, December 31, 2011

Warung Apung Rowo Jombor Klaten

Musim libur akhir tahun 2011 hampir usai, menandai tahun baru akan segera dimulai. Selamat datang 2012, segala harapan telah tertata rapi dalam satu rangkaian resolusi menggenggam mimpi. Terus berprestasi dan menjadi yang terbaik!!!
  
HAPPY NEW YEAR 2012 SEDULUR  KLATEN ...!!!

Liburan akhir tahun 2011 kami habiskan di Warung Apung Rawa Jombor,  kebetulan ada beberapa saudara dari Semarang dan Solo yang main ke Klaten, tentu tempat ini menjadi favorit kami untuk menjamu tamu-tamu yang datang dari luar kota, karena sepulang dari sini pasti mereka akan merasa puas menikmati kesejukan udara segar dengan pemandangan indah serta kulinernya yang maaak nyuuusssss…. :D

Warung apung, (Warung=Rumah Makan, Apung=Terapung) bisa diartikan rumah makan yang terapung, yap warung-warung tersebut terapung disepanjang bibir Rawa Jombor. Anda bisa memilih berbagai lokasi sesuai selera Anda, karena disana juga tersedia berbagai macam fasilitas tambahan, seperti karaoke, hiburan dangdut, arena bermain dan masih banyak lagi. 


Sebelum menuju warung apung Anda wajib naik perahu yang di tarik dari seberang warung apung, ini adalah salah satu ciri khas ketika menuju warung apung, perahu sederhana terbuat dari bambu yang ditopang diatas drum2 dan hanya ditarik dengan tali (tampar  :D) namun cukup menghibur bagi yang sedikit takut dengan air. hehehehe



Wednesday, December 28, 2011

Pemandian Srikandi, Ketandan, Klaten


Satu lagi, wahana wisata air hadir di Klaten, tepatnya di daerah Ketandan Klaten, Perempatan RSI Klaten ke arah selatan, dahulu tempat ini merupakan bangunan sekolah dasar, namun karena sudah tidak dipakai lagi akhirnya digunakan sebagai industri kayu (kalo gak salah hehehe), setalah industri tersebut tidak lagi beroperasi, lahan ini oleh empat investor dari Klaten disulap menjadi wahana wisata pemandian, kemudian mereka memberi nama Pemandian Srikandi.


Inilah wajah cantik Pemandian Srikandi Ketandan Klaten, kolam utama sengaja dibuat lingkaran, akan memudahkan orangtua yang mengawasi anak-anaknya ketika lagi asik bermain air. 
Papan seluncur didesain menjadi sebuah pesawat helikopter, tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak untuk menaikinya dan meluncur dari pesawat helikopter tersebut.


Di Belakang gedung, di bawah pohon besar itulah sumber mata air untuk memenuhi kolam renang Pemandian Srikandi ini berasal, Sendang Tanjung, begitu warga sekitar ketandan ini menyebut sumber mata air tersebut.


Tuesday, November 29, 2011

Masjid Alit Ki Ageng Gribig Jatinom Klaten

Ki Ageng Gribig, nama yang tidak asing bagi masyarakat Seputar Klaten, bahkan ketika mendengar nama tersebut ingatan kita akan langsung tertuju pada istilah Yaqowiyu. yaitu acara sebaran apem, nama apem merupakan saduran dari bahasa Arab "Affan", yang bermakna Ampunan. Tujuannya, agar masyarakat selalu memohon ampunan kepada Sang Pencipta.
Adat kebudayaan ini dikenalkan oleh Ki Ageng Gribig yg nama aslinya Wasibagno Timur atau Syekh Wasihatno, merupakan keturunan Prabu Brawijaya V dari Kerajaan Majapahit. Beliau seorang ulama besar yang memperjuangkan Islam di pulau Jawa, tepatnya di Desa Krajan, Jatinom, Klaten.
Ki Ageng Gribig memiliki jasa besar pada Kerajaan Mataram. Hingga Sultan Agung bermaksud untuk mengangkat Ki Ageng Gribig sebagai Bupati Nayaka. Namun, Ki Ageng Gribig tidak bersedia dan lebih memilih menjadi ulama dari pada jadi pejabat. wooow luar biasa :)
Sebutan Ki Ageng Gribig melekat pada diri beliau konon dikarenakan kesukaan Ki Ageng Gribig tinggal di rumah beratap gribig (anyaman daun nyiur).

 
Mesjid Alit, adalah mesjid pertama yang dibangun di Jatinom, adalah buah tangan Ki Ageng Gribig. Kemudian atas perintah Sultan Agung, Ki Ageng Gribig mendirikan mesjid baru yang jauh lebih besar. Mesjid yang berjarak hanya 100 meter dari Masjid Alit ini diberi nama Mesjid Besar Jatinom.

Wednesday, November 23, 2011

Lomba Menggosok Gigi di RSI Klaten

Rumah Sakit Islam Klaten, awalnya merupakan BP (Balai Pengobatan) berdiri pada tahun 1981 di lantai dasar Masjid Raya Klaten. Setelah berkembang cukup baik, muncul ide dari YJHK (Yayasan Jama'ah Haji Klaten) untuk mengembangkan BP menjadi sebuah rumah sakit yang representatif. Pembangunan RSI Klaten dimulai tahun 1981.
Tanggal 19 September 1986, RSI Klaten mulai beroperasi, tanggal tersebut dijadikan sebagai kelahiran (milad) RS. Islam Klaten. Sambil terus berbenah melengkapi fasilitas dan peralatan, RSI Klaten siap diresmikan pada Jumat 8 Januari 1988 oleh Menteri Agama (H. Munawir Sadzali, MA), Duta besar Arab Saudi dan beberapa pejabat tinggi tingkat I dan II.


Sampai saat ini RSI Klaten telah berkembang dengan baik, dalam upaya meningkatkan mutu RSI Klaten telah mengikuti Akreditasi 16 pelayanan dan ISO 9001:2008, semua ini tidak lepas dari kerja keras seluruh staf yang ada, pengurus YJHK, serta dukungan dari seluruh masyarakat Seputar Klaten.

Thursday, November 10, 2011

Memaknai Ibadah Qurban di Klaten Kencana

Klaten, 05 November 2011, Sabtu sore di samping masjid dekat rumah, riuh renyah keceriaan anak-anak terdengar lepas maghrib, gema takbir dan takhmid mengumandang bersahutan, bahkan bukan hanya dari masjid yang di samping rumah itu saja, berbagai arah penjuru kampung gemanya mulai terdengar, takbir dan takhmid menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha yang jatuh tiap tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri.
Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.

Menjelang malam langit cerah, ya... gema takbir dari mulut-mulut mungil mereka telah menjangkau langit sehingga tak kuasa menahan semangat anak-anak melaksanakan takbiran berkeliling kampung sembari membawa penarangan sekadarnya dengan terus mengumandangkan Allahuakbar..., Allahuakbar..., Allahuakbar..., Laaillahailla Allah..., Allahuakbar..., Allahuakbar Walillailhamd. Tersentak aku menyadari betapa makhluk yang namanya manusia ini adalah kecil belaka betapapun berbagai kebesaran disandangnya.

Saturday, October 29, 2011

Zaman Edan dan Misteri Kematian Raden Ngabehi Ranggawarsita

" amenangi zaman édan,
 Ã©wuhaya ing pambudi,
 mélu ngédan nora tahan,
 yén tan mélu anglakoni,
 boya keduman mélik,
 kaliren wekasanipun,
 ndilalah kersa Allah,
 begja-begjaning kang lali,
 luwih begja kang éling klawan waspada."

Terjemahan dalam Bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:
" menyaksikan zaman gila,
serba susah dalam bertindak,
ikut gila tidak akan tahan,
tapi kalau tidak mengikuti (gila), 
tidak akan mendapat bagian,
kelaparan pada akhirnya,
namun telah menjadi kehendak Allah,
sebahagia-bahagianya orang yang lalai,
akan lebih bahagia orang yang tetap ingat dan waspada. "

Zaman Edan!! istilah ini diperkenalkan pertama kali oleh Ranggawarsita dalam Serat Kalatida. Syair di atas merupakan ungkapan kekesalan hati Raden Ngabei Ronggowarsito kepada pemerintahan Pakubuwono IX pada saat itu yang dikelilingi para penjilat yang gemar mencari keuntungan pribadi.

 
Berbekal sepenggal kisah menarik tentang Raden Ngabei Ronggowarsito yang nama kecilnya Bagus Burham tersebut, serta syairnya yang up 2 date dengan kondisi negeri sekarang ini, saya tertarik menelusuri Misteri Kematian Ranggawarsita dengan mengunjungi makamnya yang berada di Palar, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten.
Berikut adalah penelusuran saya: 

Tuesday, October 18, 2011

Menyentuh Langit Deles Klaten. #Part 1

 
Seumur hidupku, baru kali ini aku menginjakkan kaki di Deles, kaki Gunung Merapi.
hmmm.... ternyata cantik sekali, bahkan lebih cantik dari yang aku bayangkan,  Sayang sekali hanya sedikit gambar yg dapat aku tangkap, aku terlambat, sudah terlalu gelap 5:45, awan terlalu kental menggiring bulir air, bahkan sampai kuyup seperti mandi hujan ketika tubuhku menembusnya, segar sekali, dinginnya selimuti kulitku, ya, aku menyentuh langit, aku merabanya, meski tak nyata tapi ada. aku menikmati sentuhan langit,


Menggigil menahan beku, tapi aku masih ingin berlama-lama disini, tubuhku semakin bergetar melawan kuasa alam. 
------------------------------
6:25, mata kameraku tak mungkin lagi mampu menangkap gambar. Aku pulang, dengan satu harapan kembali lagi di sini. Merangkai lebih lengkap lagi keindahan-Mu, menembus awan-Mu, menyentuh langit-Mu.
Allahu Akbar, sungguh agung karya cipta-Mu.


Friday, September 30, 2011

Pemenang Pemilihan Mas dan Mbak Klaten 2011

Sore itu Kamis (29/10) saya memperoleh informasi acara "Malam Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Klaten" dari pesan dinding di Facebook Seputar Klaten yang di tulis oleh Aditya. Lepas sholat isya saya menuju Gedung Pandanaran atau Gedung RSPD. Suasana sudah cukup ramai, sepertinya acara yang digelar ini gratis bagi pengunjung. Senang rasanya, karena saya suka yg gratis-gratis hehehe.... 


Sekitar pukul 20:00 WIB acara pembukaan dimulai, setelah sebelumnya dihibur oleh band-band yang tak kalah menarik. Setelah tarian modern, pembukaan dilanjutkan dengan Fashion Show.


Sang peragawati dengan  balutan busana batik yang merupakan kekayaan khasanah budaya bangsa Indonesia. Memang, sekarang pakaian batik bukan lagi menjadi jenis busana kuno, banyak desainer2 busana memodifikasinya dengan gaya modern, elegan, dan indah.

Klub Sepeda Sehat Seputar Klaten

♫♪...... I want to ride my bicycle ... I want to ride my bike ... I want to ride my bicycle ... I want to ride it where I like ... Sepenggal bait lagu milik band legendaris QWEEN, tentu sudah tidak asing di telinga Anda bukan? Namun, tahukah Anda bahwa Farroukh Bulsara alias Freddie Mercury menciptkan lagu tersebut ketika berlangsung Event Tour de France. Dan, tahukah Anda kalau Qween, pernah mengadakan event balap sepeda yang kontroversial, yaitu dengan menggelar lomba balap sepeda dengan anggota 65 perempuan, dan semua peserta diwajibkan telanjang dalam perlombaan tersebut?? Woooooaaa.... Sayangnya foto-foto balap sepeda tersebut tidak ada diblog ini, Anda bisa googling sendiri bila berminat. >_< xixixi



Bangun dini hari bukan perkara yg gampang, apalagi harus langsung goess sepeda keliling Seputar Klaten, Weew capee deech , tentu lebih nyaman mbenakke kemul, ngorok lagiii..hehehe.

Tetapi itu sama sekali tidak berlaku bagi anggota klub sepeda sehat ini. Pagi buta mereka berangkat, berkumpul, dan sudah lengkap dengan atribut serta kaos team masing-masing. Kegiatan goowes bareng ini dilaksanakan berturut-turut dari hari minggu (11/09), dilanjutkan hari minggu (18/09), dan minggu (25/09) goes "57 Tanggap Warso", diikuti oleh Klub Sepeda Sehat Seputar Klaten antara lain FOREM, RODAS, PITAGORAS, dan BERGAS. Tour Sepeda "57 Tanggap Warso" ini dilakukan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Bapak Edi Widiyanto yang ke 57, beliau adalah salah satu pendiri klub sepeda sehat Pitagoras.

Tuesday, September 13, 2011

Rock The Machine

Jalan Veteran Klaten disulap menjadi sirkuit balap Drag Race dan Drag Bike. Kegiatan ini dilaksanakan dua hari berturut-turut, yaitu pada hari sabtu dan minggu. Siang itu Minggu (11/09), saya tertarik untuk mengunjungi lokasi tersebut, suasana sangat ramai, warga Seputar Klaten memenuhi seluruh ruas jalan tersebut, demi menyaksikan gelaran Rock The Machine (Kejuaraan Drag Race dan Drag Bike Klaten), berdasarkan info yang saya peroleh, kegitan yang digelar oleh Federasi Olahraga Balap Motor Klaten ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional, dan memperebutkan Piala Bupati Klaten. Acara ini dipersembahkan secara cuma-cuma alias Gratis bagi warga seputar klaten.

Paddock ini didirikan di atas aspal Jalan Veteran. Disinilah team-team balap men-set motor mereka sebelum panitia memanggil peserta untuk melintas arena Drag Bike.

Tuesday, August 2, 2011

Gebyar Padusan 2011 di Obyek wisata Mata Air Cokro (OMAC) ...Dewasa, Anak-anak, Tua, Muda, Laki ataupun Perempuan berbaur menjadi satu mandi bareng

Sengaja saya datang kemari sore hari (31/07), maksudnya sich untuk menghindari macet, namun yang terjadi hampir tidak ada bedanya datang ke Obyek wisata Mata Air Cokro (OMAC) Pagi, Siang, atau Sore, pasalnya hari ini adalah hari dimana warga seputar klaten melaksanakan "Gebyar Padusan" dengan Acara: Kirab Budaya, Siraman "Mas dan Mbak Klaten" dengan Hiburan O.M. Ken Dedes dan Reog Ponorogo... Waaaaaaaaaww  MANTAF!!! Namun ketika Saya tiba disini semua acara sudah usai, tinggal acara mandi bareng :) hehehehe Ga masalah, karena tujuan sy kesini bukan mo Nonton dangdut :D

Mungkin kalo jalur masuk ini dibuat satu jalur khusus untuk masuk saja barangkali bisa mengurangi macet yaa?? :) tapi ga papa lah.. Emang asiknya kalo macet gini, jadi bener-bener terasa klo hari ini padusan :D

Wajah Baru Umbul Ponggok

Ponggok adalah desa di kecamatan Polanharjo KlatenJawa TengahIndonesia. Di desa tersebua ada sebuah umbul yang kemudian oleh warga sekitar dikenal dengan sebutan Umbul Ponggok.

Entah kapan terakhirkali saya melintasi daerah ini, Namun, kali ini saya benar2 dibuat kaget dengan wajah baru Umbul Ponggok, waktu itu kami dalam perjalanan menuju Cokro dalam rangka "Padusan". :)
Suasana jalan saat itu cukup padat, namun ketertarikan saya mampu membuat saya berhenti sekadar mengambil tampilan wajah baru yg kereeen tersebut :D

Marhaban ya Ramadhan ~ Pawai Tarhib Ramadhan ~

Minggu pagi (31/07), hari itu adalah hari terakhir jelang datangnya Bulan Ramadhan, suasana di Masjid Al-Muqarrabin Perum. Klaten Kencana sudah ramai sejak pagi tadi, alunan lagu-lagu qasidah dari berbagai musisi dalam dan luar negeri mengalun mengiringi keceriaan anak-anak yang mempersiapkan diri mengikuti Pawai Tarhib Ramadhan.


Mereka datang dari berbagai TPQ seputar Gemblegan, Klaten. Bermacam perlengkapan sudah mereka siapkan, dari berbagai alat musik beserta tembang yang akan mereka nyanyikan sepanjang jalan, aneka kreasi tulisan demi menyambut datangnya Ramadhan. 

Saturday, July 30, 2011

Yati Pesek, Ki Anom Suroto, dan Ki Bayu Aji meriahkan HUT Kabupaten Klaten ke-207

Pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang digelar di Alun-alun kota Klaten mengakhiri rangkaian kegiatan HUT Klaten ke-207. Malam itu Kamis (28/07) sekitar pukul 22:00 suasana alun-alun ramai sekali, maklum saja karena dalangnya Ki Anom Suroto dan Ki Bayu Aji, apalagi di tambah kehadiran Yati Pesek dengan  Gareng yang  mampu membuat alun-alun klaten menjadi penuh gelak tawa para pengunjung.

Suasana tertib dan rapi terasa saat pertama tiba disini, pengunjung tidak terpusat pada satu titik karena memang disediakan dua buah layar lebar yang menyiarkan secara langsung pada kanan dan kiri panggung.

Thursday, July 28, 2011

MUNGSUH LAN KONCO DADI SEDULUR. . . .!!! ~Tour Sepeda Bhayangkara 2011~

Lebih dari 10.000 orang datang dari Seputar Klaten untuk ikut memeriahkan sepeda santai HUT Bhayangkara yang jatuh setiap tanggal 1 Juli.  Dan hari itu  Minggu (24/7) pagi Polres Klaten melaksanakan "Tour Sepeda Bhayangkara, dalam rangka POLMAS AJATA SATRU WARGA KLATEN mengangkat tema MUNGSUH LAN KONCO DADI SEDULUR." 



Para peserta yang memenuhi Stadion Trikoyo dengan sepeda beraneka jenis diberangkatkan oleh Kapolres Klaten AKBP Kalingga Rendra Raharja.